FPI cabang Jerman

Faquha.com-Tiap tahun, biasanya agustus atau september, pak Wieringa datang ke Indonesia, ketemu temen-temen, untuk konfrens atau cari bahan untk riset selanjutnya, dan kalo lagi senggang saya jemput di bandara.

Senin lalu saya jemput di bandara, lalu ngobrol macem-macem, terutama saya tanya ada perkembangan apa studi Islam di Jerman? Ia cerita baru-baru ini Univ Frankfurt membuka semacam departemen Islamwissenschaft, yang berbeda dari departemen Asia Tenggara yg dipimpin pak Arndt Graf.

Yang menarik katanya, kalau lagi kuliah studi Islam yang diampu oleh seorang profesor (keturunan Turki) yang dianggap liberal, para mahasiswa itu menutup telinga dengan headset, alasannya jelas tidak mau mendengar kuliah Islam yang ilmiah-liberal itu.

Sebenarnya saya sering denger dulu di Jerman memang sebagian mahasiswa Muslim keturunan Turki, Saudi atau Libanon yang konservatif, kuliah Islam maunya untuk dakwah, tidak mau kajian-kajian ilmiah dengan pendekatan-pendekatan terkini.

Saya bilang "itu mirip disini pak. Dulu markas JIL dan radio 68H utan kayu pernah digruduk FPI.

FPI lalu ngomel-ngomel kafir, liberal, murtad dan lain lain. Lalu pengelola radio bilang oke, kalo udah selesei gantian kita juga mau ngomong/menjelaskan.

Tapi ketika pengelola dan teman-teman JIL itu giliran bicara, mereka semua tutup telinga, katanya gak mau mendengar omongan orang-orang kafir dan murtad." Jadi saya bilang ke pak Wieringa "syukurlah sekarang udah ada FPI cab. Frankfurt..." Dia ketawa terkekeh2

Dr.Media ZB

0 Response to "FPI cabang Jerman"

Post a Comment

SILAHKAN KOMEN